Belajar Switch Case Pada Java

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Hallo sahabat Sugrahaku. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bahasa Java atau bahasa pemrograman Java tentang “Belajar Switch Case Pada Java”. Sebelum kita membahasnya ada baiknya teman-teman membaca postingan sebelumnya tentang “Cara Mudah Belajar Perintah IF pada Java“. Karena postingan kali ini ada kemiripan diantara keduanya.

Sebenarnya, pada kesempatan kali ini saya hanya membahas lanjutan dari belajar perintah IF pada java. Antara IF dan Switch Case adalah sesuatu yang mirip dalam hal fungsionalnya. Tetapi pada switch case memang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternatif pilihan.
Belajar Switch Case Pada Java

Apa itu Switch Case?

Switch Case merupakan sebuah pernyataan atau statement yang dirancang khusus untuk menangan pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternatif pilihan. Pernyataan Switch lebih jarang digunakan dibandingkan dengan pernyataan IF pada java.Tetapi lebih sering digunakan ketika kita ingin menuliskan percabangan ataupun pengambilan keputusan dengan sangat banyak pilihan. Maka dari itu switch sangat baik untuk dipelajari.

Bentuk umum dari Switch Case
switch (ekspresi) {
    case konstanta1:
        statement1
        break;
    case konstanta2:
        statement2
        break;
    case konstanta3:
        statement3
        break;
    default:
        statement-n
}
Pernyataan switch akan menyeleksi atau mencari sebuah kondisi yang diberikan dan kemudian akan membandingan hasilnya dengan konstanta yang berada di dalam case. Pembandingan akan dimulai dari konstanta1 sampai konstanta akhir. Jika hasil yang didapatkan sama dengan konstanta3 maka statemen pada konstanta3 akan diproses. Jika hasil tidak ada yang memenuhi kriteria dari masing-masing konstanta maka statement yang berada pada default akan diproses. Lalu apa fungsi break? 
Break digunakan untuk menghentikan proses yang terjadi apabila perintah untuk eksekusi telah dilaksanakan. Contohnya, misalnya hasil yang kita dapatkan akan memproses konstanta1, apabila pada case konstanta1 tidak ada break, maka statement2 pada case konstanta2 sampai case konstanta3 akan ikut di proses. Maka dari itu apabila menggunakan Switch Case, jangan lupa untuk menulis break pada akhir statemen.
Bagaimana? Apakah teman-teman masih bingung tentang penggunaan switch case pada Java? Kalau ada pertanyaan bisa kita diskusikan di form komentar, jadi tidak perlu bingung untuk bertanya, karena kita disini sama-sama belajar.

Cukup sekian pembahasan tentang “Belajar Switch Case Pada Java“. Apa bila ada yang ingin ditanyakan, silahkan ditanyakan di form komentar. Saya mohon maaf jika ada kesalahan kepada Allah saya mohon ampun.  Jika ada yang ingin belajar java dari awal bisa membaca tentang “Belajar Bahasa Java dari Dasar Yuk !!“. 

Terima Kasih, Salam Sukses.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Ramanda Sugraha
Owner

You may also like...

8 Responses

  1. jadi gini maksudnya gan..
    pertama, misal kita input int kondisi = 2.
    maka nilai dari kondisi akan di cari atau seleksi untuk semua case, apakah case 2 ada? jika ada maka statement dalam case 2 akan di eksekusi. jika tidak ada maka default akan di eksekusi bahwa kondisi 2 tidak ada. begitulah kira-kira gan 😀

  2. Muhammad Umar Farisi says:

    gan maksudnya "Pernyataan switch akan menyeleksi atau mencari sebuah kondisi yang diberikan dan kemudian akan membandingan hasilnya dengan konstanta yang berada di dalam case" maksudnya itu kalo nilai "ekspresi" sama dengan casenya maka statement didlm case itu di eksekusi? misalnya "int a = 2" nanti yg di eksekusi "case 2" ?

  3. iya gan, mari belajar java 🙂

  4. terima kasih sudah membaca tentang Belajar Switch Case Pada Java gan 😀

  5. ane kayak lagi di forum sebelah, -_-
    terima kasih membaca tentang Belajar Switch Case Pada Java 😀

  6. wah mantaap gan artikel nya
    sangat bermanfaat

Leave a Reply

%d bloggers like this: